Home / BERITA DEWASA / Menjilat Vagina Istri Menurut Pandangan Islam

Menjilat Vagina Istri Menurut Pandangan Islam

Sabung Ayam Online  Bagaimana Islam memandang soal hukum menjilat vagina (kemaluan) istri? Pada postingan kali ini akan dijelaskan secara lengkap serta detail tentang hukum menjilat atau menghisap organ intim wanita yang harus pria ketahui. Kami tahu, jika Anda seorang taat beragama, menaati semua perintah agama yang ada, tentu Anda tidak ingin gegabah dalam melakukan sesuatu. Perlu ditimbang baik dan buruknya, boleh atau tidaknya. Terutama soal hubungan seks suami isteri.

Sebagai pasangan suami-isteri yang sudah menikah kurang lebih dua tahun bahkan lebih. Dalam soal hubungan seks tidak ada masalah. Anda juga biasa melakukan pemanasan terlebih dahulu. Akan tetapi, tentu bagi Anda ada hal yang menganjal dalam pikiran yang mungkin Anda membutuhkan jawaban sekarang juga, bagaimana sebenarnya hukum menjilati klitoris (vagina) istri?

Hukum Menjilat Kemaluan Istri Menurut Islam

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, hal pertama yang harus dipahami dalam hal ini adalah bahwa seorang suami boleh melakukan aktivitas seks dengan istrinya kapan saja dan dengan gaya apa saja, kecuali yang dilarang oleh syara, seperti menyetubuhi isteri melalui anus.
Isteri – isteri adalah ladangmu adalah ladangmu, maka datangilah ladangmu kapan saja dengan cara yang kamu sukai. Dan utamakanlah (yang baik) untuk dirimu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu (kelak) akan menemuinya. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang yang beriman, Permasalahan agama yang berkaitan dengan aktivitas hubungan badan pasutri tidak perlu ditutup-tutupi. Untuk kepentingan hukum, Rasulullah SAW tidak segan-segan menerangkannya seperti hadits berikut ini.
 
Sungguh Allah tidak malu dalam hal kebenaran. Jangan kalian mendatangi isteri-isteri melalui anus mereka, (HR Imam Syafii). Atas dasar dalil yang disebutkan diatas kemudian dikatakan bahwa suami boleh menikmati semua kenikmatan dengan isteri kecuali lingkaran di sekitar anus atau melakukan hubungan intim melalui dubur (Anal Seks).

Diperbolehkan bagi seorang suami untuk bersenang-senang dengan isteri dengan semua model kesenangan (melakukan semua jenis aktivitas seksual) kecuali lingkaran di sekitar anusnya, walaupun dengan menghisap klitorisnya.

Pandangan serupa juga dikemukakan oleh Asbagh, salah seorang ulama dari kalangan madzhab Maliki yang menyatakan bahwa suami boleh menjilati kemaluan isterinya. Hal ini sebagaimana dikemukakan al-Qurthubi dalam tafsirnya.

Ashbagh salah satu ulama dari kalangan kami (Madzhab Maliki) telah berpendapat, boleh bagi seorang suami untuk menjilati kemaluan isteri dengan lidahnya. Akan tetapi menurut Qadli Abu Ya’la salah seorang ulama garda terdepan di kalangan madzhab Hanbali berpandangan bahwa aktivitas tersebut sebaiknya dilakukan sebelum melakukan hubungan badan (jima).

Demikian sebagaimana keterangan yang terdapat dalam kitab Kasyful Mukhdirat war Riyadlul Muzhhirat li Syarhi Akhsaril Mukhtasharat yang ditulis oleh Abdurrahman bin Abdullah al-Ba’ali. Al-Qadli Abu Ya’la al-Kabir berkata, boleh mencium vagina isteri sebelum melakukan hubungan badan dan dimakruhkan setelahnya.

Demikian hukum menjilat kemaluan vagina istri menurut pandangan agama islam yang dapat kami sampaikan kepada kaum suami dan tidak menutup kemungkingan bagi kaum istri sekalian. Semoga bisa dipahami dengan baik.

Taruhan Bola Online | Agen Bola Maxbet | Agen Bola Terpercaya | Agen Tangkasnet | Sabung Ayam Online

About admin

Check Also

alexis

Manchester City Akan Bersaing Dengan Paris Saint Germain Demi Alexis

Agen Bola Online – Manchester City dan Paris Saint Germain akan bersaing dengan kuat demi mendapatkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published.